<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897</id><updated>2012-01-12T02:35:54.704+07:00</updated><category term='Kursus Akting'/><category term='Kursus Keyboard'/><category term='HEMAT BIAYA 100%?'/><category term='Wisata Nggamel'/><category term='BERITA SSJ'/><category term='Kursus Gamelan'/><category term='Kursus Biola'/><category term='Kursus Tembang Macapat'/><category term='Kursus Sulap'/><category term='Cara Mendaftar'/><title type='text'>Sekolah Seni Jogjakarta</title><subtitle type='html'>Sekolah Seni Jogjakarta adalah ruang pendidikan alternatif bagi Anda yang berkeinginan menjelajah bakat seni yang terpendam tanpa harus terjun ke sekolah formal. Dengan biaya terjangkau dan jadwal yang negotiable, Anda bisa tetap menjalani pendidikan formal Anda atau pekerjaan Anda sembari diam-diam melebarkan sayap dan potensi. 
Sungguh, sayang untuk dilewatkan. bergabunglah segera untuk kelas kursus Akting, Sulap, Gamelan, Biola, Gitar, MC Jawa, dan Tembang Macapat.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-4841893298821692359</id><published>2011-04-18T02:30:00.002+07:00</published><updated>2011-04-19T06:06:12.174+07:00</updated><title type='text'>AUDITION EVERYWHERE</title><content type='html'>&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;b&gt;MENEMBUS AUDISI AKTING&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;i&gt;Oleh M Ahmad Jalidu*&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;Mendengar kata “Audition” atau “Audisi” akan menyeret kita pada sebuah acara seleksi penjaringan bakat ataupun serangkaian seleksi band untuk sebuah pemanggungan atau acara TV. Itu benar, tapi mestinya kata itu juga merujuk pada proses seleksi aktor yang sementara ini di Indonesia lebih dikenal dengan istilah “casting”. Tidak masalah, tapi sejak paragraph ini, setiap kata “audisi” yang saya tulis, yang saya maksudkan adalah “casting”, serangkain uji kelayakan untuk memilih aktor bagi sebuah proyek film ataupun teater.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;Di AS (meski saya hanya tau melalui internet), tampaknya di sana audisi adalah sebuah peristiwa yang sangat akrab terutama bagi para aktor dengan tingkat “kelarisan” menengah ke bawah. Agency-agency tumbuh subur (agency aktor, bukan agency modeling), dan pengumuman dibukanya sebuah audisi biasanya disampaikan ke berbagai agency dan lembaga-lembaga asosiasi aktor. Ratusan lembaga kursus akting pun menempatkan materi tips audisi dalam kurikulumnya.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;Lain halnya di Indonesia, utamanya di Jogja, meski teater dan film Indie bisa dikatakan subur dengan sesekali datang pula proyek film nasional berlokasi di Jogja dan menyerap sebagian tenaga aktor dan perfilman Jogja, peristiwa audisi ini masih bisa dikatakan jarang. Kebanyakan film baik indie maupun film komersial lebih banyak menyederhanakan langkah dengan langsung menghubungi komunitas-komunitas berbasis akting seperti agency modeling, kelompok teater dan jaringan aktivitas budaya. Lebih banyak lagi proses audisi dilakukan nyaris tanpa prosedur khusus yaitu dengan melakukan perburuan langsung dan menghubungi person-person yang diincar atau melalui jaringan pertemanan dengan si creator atau penanggung jawab casting.  &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;Kenyataan ini menimbulkan impian untuk bergabung dalam sebuah pertunjukan teater besar atau film menjadi tidak begitu berani dipupuk di kalangan calon aktor yang sempit pergaulannya. Kenyataan ini bukannya menunjukkan sebuah jalan buntu bagi impian kesuksesan di bidang keaktoran, hanya saja membutuhkan “strategi yang lain” dari strategi standar sebagaimana dilakukan para aktor muda di pusaran Hollywood. Meski tidak sepenuhnya revolusioner dan bisa dikatakan sederhana, beberapa tips di bawah ini bisa Anda lakukan untuk mengejar impian manjadi aktor laris.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Menguasai  ketrampilan Akting.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Syarat ini jelas tidak bisa ditolak. Anda Tidak mungkin bisa menjadi guru tanpa ketrampilan mengajar, Anda tidak bisa menjadi fotomodel laris meski Anda sangat seksi tapi tanpa dibarengi skill dalam berbagai pose dan ekspresi di depan kamera. Menjadi aktor, jelas menuntut ketrampilan akting. Bergabunglah dengan UKM teater, sanggar teater, kursus akting dan atau perguruan tinggi teater. Anda mungkin saja memiliki bakat alam yang membuat Anda memukai di panggung atau di depan kamera, tapi tanpa ada keterlibatan Anda di lembaga-lembaga atau komunitas semacam itu, Anda sangat bisa diragukan.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Menyiapkan  Curiculum Vitae yang menarik. &lt;/b&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Curiculum Vitae tidak hanya dibutuhkan oleh seorang pencari lowongan kerja, trainer atau pembicata seminar. Calon aktor juga harus memiliki CV yang diprint dengan menarik. Di dalamnya Anda menuangkan sejarah atau Daftar Riwayat hidup dengan dilengkapi daftar pengalaman di bidang keaktoran, bermacam prestasi dan tentu saja beberapa foto diri baik close-up maupun full body. CV ini bisa Anda kreasi berbeda dengan CV standar untuk melamar kerja di perusahaan biasa. Anda bisa membuat desain semacam brosur/booklet pribadi yang membuat Anda tampak menarik. Ingat, “membuat Anda tampak menarik” bukan berarti membuat keterangan palsu yang berlebihan, tetapi menyampaikan dengan cerdas apa potensi yang Anda punya.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Tidak semua proyek audisi di Indonesia meminta CV Anda, tetapi meski tidak diminta berikan saja CV itu pada Casting Director, dan ia akan mengingat Anda lebih jelas daripada orang lain.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="3"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Teknik  Muncul (1)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Kata ini hanya kata olok-olok yang saya ambil dari teknik akting panggung. Yang saya maksud adalah Anda harus menjaga dan intens memunculkan diri Anda. DImana? Tentu saja di dalam acara-acara yang di sana memiliki kemungkinan bertebaran para pelaku kesenian. Misalnya saja menonton konser musik, menonton teater, diskusi dan workshop seputar akting, film dan teater bahkan tari. Anda juga harus bergaul luas dengan bermacam kelompok kesenian atau orang-orang yang bekerja di Production House tak peduli apapun jabatan dia. Ingat, rekomendasi “orang dalam” biasanya dipakai dalam proses audisi. Jadi intinya carilah koneksi yang luas dan pastikan Anda pernah dan sering dilihat oleh sebanyak mungkin orang.   &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="4"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Teknik  Muncul Tidak langsung (2)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Yang saya maksudkan adalah menancapkan nama Anda di benak banyak orang menggunakan berbagai media yang Ada. Misalnya saja ketika Anda bergabung dalam sebuah proyek akting, usahakan proyek itu (meski bersifat amatir sekalipun) Anda tulis di media seperti Koran, majalah, blog, ataupun jejaring sosial. Anda juga bisa melakukan dengan cara rajin menulis artikel, resensi buku atau resensi pertunjukan di media cetak atau online. Ini Akan membuat nama Anda terbaca dan dikenal banyak orang. Popularitas seringkali menjadi factor bagi penentuan casting bahkan tanpa sengaja yaitu ketika nama Anda sudah popular di otak casting director.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="5"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Memanfaatkan  Jejaring sosial dan media online. &lt;/b&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Langsung saja saya sebut Youtube. Media video online ini telah membuktikan mampu mengangkat banyak orang. Sebut saja Fun Two (gitaris), Shinta dan Jojo (keong racun), penyanyi lagu Udin dari Lombok, dan terlahir Briptu Norman Kamaru. Mereka bahkan popular tanpa senagaja dan nasib menggeretnya ke dunia artis. Anda memang tidak perlu meniru persis kelakuan mereka, tetapi setidaknya Anda bisa memanfaatkan media ini untuk memajang “data tambahan” bagi CV Anda.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="6"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Terus  melengkapi senjata&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Apa senjata calon aktor? Tentu saja ketrampilan Akting. Tetapi hukum kemampuan di bidang apapun adalah sama. Yaitu, hanya sebagian orang yang bekerja di bidang tertentu meski jauh lebih banyak orang mampu melakukannya. Banyak orang berbakat dan lulusan sekolah akting. Tetapi akan hanya ada sedikit orang terpakai dalam dunia panggung dan film. Jadi, pinter akting saja menjadi tidak cukup. Anda perlu menunjukkan pada dunia bahwa Anda lebih dari sekedar mampu berakting. Lakukan aktivitas lain seperti bermusik, ngeband, olahraga, petualangan, mempelajari cabang seni lain dan sebagainya. Ini akan membuat orang lebih terkesan pada Anda kerena kelengkapan kemampuan Anda, juga melahirkan kemungkinan popularitas yang lebih baik.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="7"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Membuka  mata dan telinga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Buka mata dan telinga lebar-lebar untuk menemukan peluang audisi. Ingat tidak semua audisi dilakukan dan diumumkan secara terbuka. Anda perlu membuka mata dan telinga tidak hanya di media cetak dan online, tapi juga dalam pergaulan, obrolan meja sebelah di café nongkrong Anda, bahkan di biskota dan Kereta Api.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="8"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Supel,  Sabar dan Yakin&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Terakhir adalah pastikan Anda selalu memiliki kepribadian yang baik. Ramah dan menunjukkan semangat kerja serta supel dan mudah bekerjasama. Citra ini penting bagi pemula dan bahkan mereka yang sudah bertengger di papan aktor duniapun perlu memelihara ini untuk kelestarian karir mereka. Sehebat apapun potensi Anda, sutradara bisa saja enggan mengingat nama Anda jika Anda menyebalkan!  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in;"&gt;Tidak ada jaminan tips-tips yang jitu dan bersifat “&lt;i&gt;success soon&lt;/i&gt;”. Tips di atas disusun berdasarkan logika. Anda saya sarankan menjalankannya dengan berbagai improvisasi yang cerdas dan tentu saja kesabaran yang diikat bersama keyakinan. Tanpa itu, jangankan sutradara, Tuhanpun akan ragu-ragu apakah Anda-benar-benar pantas menjadi aktor atau tidak. Ingat, prinsip utama ada di judul artikel ini, Audition Everywhere - Everytime. Anggap proses Audisi sedang berjalan di mana-mana dan kapanpun. Jadi yakini bahwa Anda selalu sedang dalam keadaan diuji dan diamati meski Anda sedang antri di bengkel atau tambal ban.  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 0.25in;"&gt;Selamat berjuang. Semoga sukses!!  &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;i&gt;* Penulis dan Sutradara, instruktur Akting di Sekolah Seni Jogja. &lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-4841893298821692359?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/4841893298821692359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2011/04/audition-everywhere.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/4841893298821692359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/4841893298821692359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2011/04/audition-everywhere.html' title='AUDITION EVERYWHERE'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-4599304565322450062</id><published>2011-04-14T13:02:00.001+07:00</published><updated>2011-04-14T13:05:22.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA SSJ'/><title type='text'>Kunjungan Presdir ASTRA ke SD Tengklik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Setelah 5 hari intens latihan bersama Sugito HS (SSJ), anak-anak anggota ekstrakurikuler karawitan di SD Tengklik, Gedangsari akhirnya sukses unjuk gigi di depan Bp Priyono Sugianto, Presiden Direktur &lt;b&gt;PT. Astra International, &lt;/b&gt;Tbk Rabu 13 April 2011 lalu di ruang gamelan SD Tengklik, Gedangsari, Gunung Kidul.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Dengan penuh semangat mereka memainkan 3 lagu yaitu GUndhul-gudhul pacul, Jaranan dan satu komposisi instrumental bernuansa melayu garapan Sugito HS.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2HaL1NOnEY0/TaaJIkrG9jI/AAAAAAAAAR8/yM4wqyDwX2A/s1600/DSC_1450.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-2HaL1NOnEY0/TaaJIkrG9jI/AAAAAAAAAR8/yM4wqyDwX2A/s320/DSC_1450.JPG" width="214" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Kunjungan Presdir Astra tersebut adalah dalam rangka peninjauan dan serah terima bantuan perangkat gamelan kepada 3 sekolah yakni SD Tengklik, SD Tegalrejo dan SMP Negeri Tegalrejo Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul. 3 perangkat gamelan tersebut akan dipakai untuk program lifeskill seni budaya yang pada pelaksanaan proses belajarnya nanti dipercayakan kepada&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sekolah Seni Jogjakarta&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yRQTVuvk4Q4/TaaJVgSj8_I/AAAAAAAAASA/I0Si6bJjL24/s1600/DSC_1447.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://2.bp.blogspot.com/-yRQTVuvk4Q4/TaaJVgSj8_I/AAAAAAAAASA/I0Si6bJjL24/s320/DSC_1447.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Astra telah sejak 2007 membina beberapa sekolah negeri di wilayah kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul. Melalui sayap CSR (Corporate Social Responsibility) yaitu Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim, Astra memberikan bantuan tidak semata dana dan rehabilitasi sarana prasarana, melainkan sampai ke manajemen sekolah dan kinerja guru dan staf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Z9oTVVRKBAI/TaaJnYQSs6I/AAAAAAAAASE/DYYbUp4KYzA/s1600/DSC_1469.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://4.bp.blogspot.com/-Z9oTVVRKBAI/TaaJnYQSs6I/AAAAAAAAASE/DYYbUp4KYzA/s320/DSC_1469.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: justify;"&gt;Khusus untuk program life skill berupa pembinaan minat bakat di bidang seni tradisi gamelan, Astra merangkul SSJ untuk menjadi partner kerja mereka dalam mendidik dan menyiapkan generasi yang peka dan bangga pada kekayaan serta potensi seni budaya sendiri. Diharapkan di amsa mendatang, kepekaan dan kebanggaan ini akan mengurangi kencenderungan urbanisasi yang saat ini terjadi di kalangan remaja dan pemuda Gunung Kidul.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-msRVZ08HYTs/TaaKAwbxkxI/AAAAAAAAASI/F0q6zbVAYEg/s1600/DSC_1473.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://4.bp.blogspot.com/-msRVZ08HYTs/TaaKAwbxkxI/AAAAAAAAASI/F0q6zbVAYEg/s320/DSC_1473.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-4599304565322450062?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/4599304565322450062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2011/04/kunjungan-presdir-astra-ke-sd-tengklik.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/4599304565322450062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/4599304565322450062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2011/04/kunjungan-presdir-astra-ke-sd-tengklik.html' title='Kunjungan Presdir ASTRA ke SD Tengklik'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2HaL1NOnEY0/TaaJIkrG9jI/AAAAAAAAAR8/yM4wqyDwX2A/s72-c/DSC_1450.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-2167009943274034250</id><published>2011-03-19T15:10:00.001+07:00</published><updated>2011-04-01T14:27:31.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA SSJ'/><title type='text'>SSJ dan Yayasan Pendidikan Astra di Gunung Kidul</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XcYwQXcw9RE/TZV-Vzxl0DI/AAAAAAAAARw/-j1K8GnbQAk/s1600/Logo+Baru.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="142" src="http://3.bp.blogspot.com/-XcYwQXcw9RE/TZV-Vzxl0DI/AAAAAAAAARw/-j1K8GnbQAk/s320/Logo+Baru.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Seni Jogja, dalam waktu dekat akan menjadi partner Yayasan Pendidikan Astra untuk program pengayaan soft skill bidang seni budaya di beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. YPA menjalankan program pendampingan sekolah mulai dari menajemen sampai pembenahan kompetensi guru, sarana prasarana dan pemberikan ekskul kepada siswa untuk membekali mereka kelak selepas pendidikan dasar. Di antara soft skill yang disiapkan adalah pemberian ekskul karawitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekskul ini memang tidak secara langsung mengarah kepada ketrampilan bertahan hidup, tetapi diharapkan memberikan mereka ketrampilan dan kacintaan kepada potensi budaya lokal yang berujung pada kecintaan pada daerahnya sendiri. kecintaan ini diharapkan akan mencegah arus urbanisasi dan meningkatkan keinginan untuk tetap tinggal dan membangun desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurus Sekolah Seni Jogja, M Ahmad Jalidu dan Sugito HS telah bertemu dengan Ibu Yusnani Tjandrawati dan Endang Widiati dari Yayasan Pendidikan Astra. Meski belum tertuang dalam MoU tetpi kemugkinan besar SSJ akan menjadi partner dalam menjalankan ekskul di wilayah tersebut yang rencananya dimulai pada bulan Juni 2011 nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-2167009943274034250?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/2167009943274034250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2011/03/ssj-dan-yayasan-pendidikan-astra-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/2167009943274034250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/2167009943274034250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2011/03/ssj-dan-yayasan-pendidikan-astra-di.html' title='SSJ dan Yayasan Pendidikan Astra di Gunung Kidul'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XcYwQXcw9RE/TZV-Vzxl0DI/AAAAAAAAARw/-j1K8GnbQAk/s72-c/Logo+Baru.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-1830222628550778973</id><published>2010-10-24T11:20:00.003+07:00</published><updated>2010-10-24T14:46:51.802+07:00</updated><title type='text'>Memilih Ukuran Biola</title><content type='html'>&lt;div style="line-height: 18.0pt; margin-bottom: 11.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Biola adalah spesies alat musik string (gesek) yang memiliki nada tertinggi dia banding spesies lainnya (Viola, Cello, Contra bass). Terdapat beberapa variasi ukuran biola yang bisa kita pilih sesuai dengan ukuran tubuh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;1/16&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– cocok untuk anak kecil berumur      3 s/d 5 tahun, dengan panjang lengan antara 14 sampai 15 3/8 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;1/10&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– cocok untuk musisi muda (anak)      berumur 3 s/d 5 tahun, dengan panjang lengan antara 15 3/8 sampai 17 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;1/8&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– cocok untuk anak-anak penggemar      biola yang berumur 3 s/d 5 tahun, dengan panjang lengan antara 17.1 sampai      17.5 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;1/4&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– cocok untuk musisi muda berumur      4 s/d 7 tahun, dengan panjang lengan antara 17.6 samapi 20 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;½ (2/4)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– untuk anak berumur 6 s/d 10      tahun, dengan panjang lengan antara 20 sampai 22 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;3/4&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– untuk anak berumur 9 s/d 11      tahun, dengan panjang lengan antara 22 sampai 23.5 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: #2a2a2a; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Ukuran&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;4/4&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;atau sering juga disebut      dengan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;full size&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;– bisa digunakan untuk anak usia      9 tahun, dengan panjang lengan minimal 23.5 inci. Ukuran ini cocok      digunakan untuk orang dewasa, atau yang memiliki panjang lengan minimal      23.5 inci.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Sumber :&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://musiced.about.com/od/beginnersguide/a/vsizes.htm" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0a8fbc; text-decoration: none;"&gt;http://musiced.about.com/od/beginnersguide/a/vsizes.htm&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18.0pt; margin-bottom: 11.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Dari semua ukuran tersebut yang paling banyak ditemukan di pasaran adalah ukuran 3/4 dan 4/4. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18.0pt; margin-bottom: 11.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Kita dapat memakai cara sederhana untuk menentukan ukuran yang pas untuk kita atau adik dan anak kita tanpa harus mengukur benar panjang lengan. &amp;nbsp;Berikut caranya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18.0pt; margin-bottom: 11.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Peganglah biola dengan bagian body dijepit leher sebagaimana biasa dan peganglah scrool (pegangan ujung biola yang berbentuk pusat lengkungan) dengan tangan kiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18.0pt; margin-bottom: 11.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Sekarang perhatikan lekukan pada siku. Ukuran biola pas apabila dalam keadaan menggenggam scroll seperti di atas lengan dan siku Anda masih sedikit tertekuk (tidak lurus). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 18.0pt; margin-bottom: 11.25pt; margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;[3]&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;Apabila tangan anda tidak sanggup menggenggam&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt;&lt;a href="http://ruland.wordpress.com/belajar-biola/belajar-biola-02-mengenal-biola-dan-cara-menyetem/" target="_self"&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #0a8fbc; font-family: Verdana; text-decoration: none;"&gt;scroll&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="color: #2a2a2a; font-family: Verdana; font-size: 8.5pt;"&gt; (masih lurus), maka pilihlah ukuran biola yang lebih kecil, begitupun sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-1830222628550778973?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/1830222628550778973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/10/memilih-ukuran-biola.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/1830222628550778973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/1830222628550778973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/10/memilih-ukuran-biola.html' title='Memilih Ukuran Biola'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-1190297225116494663</id><published>2010-10-14T03:01:00.001+07:00</published><updated>2010-10-14T03:11:58.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA SSJ'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Nggamel'/><title type='text'>Bersenang-senang dengan gamelan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Sekolah Seni Jogja, sebuah lembaga kursus ketrampilan seni di &lt;st1:place w:st="on"&gt;Yogyakarta&lt;/st1:place&gt; bekerja sama dengan Narti's Silver mengembangkan sebuah wahana wisata yang unik. &lt;span lang="SV"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Wisata Nggamel&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, demikian mereka menyebutnya. Wisata ini pada prinsipnya hanya mengajak Anda untuk mengalami bermain musik tradisi ini bersama rekan atau keluarga Anda dipandu oleh para instruktur dari SSJ. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Program ini barangkali tidak menarik bagi warga domestik, namun ternyata justru sangay diminati oleh tamu-tamu dari manca negara. Meski baru saja diluncurkan dan belum banyak respon dari agen-agen perjalanan wisata, namun sampai hari ini telah banyak rombongan wisatawan yang menikmati kegiatan sederhana ini. Tercatat antara lain beberapa keluarga dari Belgia, yang rata-rata terdiri dari 5 orang (ayah ibu dan 3 anak) pernah mencoba dengan sangat antusias. Baru-baru ini juga ada rombongan Friendship Force, sebuah klub pensiuanan dari Australia dan New Zeland. Di susul kemudian beberapa aktivis perempuan yang bertamu ke LSM Rifka Annisa dan dijamu dengan tour wisata Jogja termasuk wisata Nggamel di pendapa Narti’s Silver Kotagede ini. Tidak hanya bule. Beberapa rombongan mahasiswa dan perkantoran juga pernah mencicipi program ini. Tecatat rombongan yang paling banyak adalah 40 orang dari KPMG Indonesia, sebuah perusahaan jasa Akuntan Publik di Bekasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Meski tidak semua orang mampu memainkan gamelan sebagaimana alat musik lain yang lebih populer, tetapi dalam wisata Nggamel ini Anda akan diberikan pengalaman memainkan gamelan dengan menggunakan notasi yang sudah disiapkan. Notasi lagu yang dimainkan biasanya lagu2 dolanan atau hanya pola gendhing yang sederhana seperti gendhing lancaran. Melalui program ini, SSJ dan Narti’s Silver berharap masyarakat lebih sadar pada kekayaan budaya sendiri dan terbangun untuk mengembangkannya ke depan.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOPwhjNcI/AAAAAAAAANs/COb1zh8NLaY/s1600/P1130828.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOPwhjNcI/AAAAAAAAANs/COb1zh8NLaY/s320/P1130828.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOZRKmw-I/AAAAAAAAANw/YbCBXZ9Gyww/s1600/P1130798.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOZRKmw-I/AAAAAAAAANw/YbCBXZ9Gyww/s320/P1130798.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOoD03VwI/AAAAAAAAAN0/203FVslbeJ4/s1600/IMG_5853+(Large).JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOoD03VwI/AAAAAAAAAN0/203FVslbeJ4/s320/IMG_5853+(Large).JPG" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYO1P901bI/AAAAAAAAAN4/e1An0tU7C8g/s1600/IMG_5855+(Large).JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYO1P901bI/AAAAAAAAAN4/e1An0tU7C8g/s320/IMG_5855+(Large).JPG" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPHI1UJRI/AAAAAAAAAN8/s2be_tZXW7M/s1600/IMG_5641+(Large).JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPHI1UJRI/AAAAAAAAAN8/s2be_tZXW7M/s320/IMG_5641+(Large).JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPSg09wkI/AAAAAAAAAOA/Gv31_DMaSG0/s1600/IMG_5644+(Large).JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPSg09wkI/AAAAAAAAAOA/Gv31_DMaSG0/s320/IMG_5644+(Large).JPG" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPmFAl2NI/AAAAAAAAAOE/trv5Bgejy7M/s1600/IMG_5713+(Large).JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPmFAl2NI/AAAAAAAAAOE/trv5Bgejy7M/s320/IMG_5713+(Large).JPG" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPxbHo4DI/AAAAAAAAAOI/9sEdA_ESzRE/s1600/IMG_5754+(Large).JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYPxbHo4DI/AAAAAAAAAOI/9sEdA_ESzRE/s320/IMG_5754+(Large).JPG" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-1190297225116494663?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/1190297225116494663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/10/bersenang-senang-dengan-gamelan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/1190297225116494663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/1190297225116494663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/10/bersenang-senang-dengan-gamelan.html' title='Bersenang-senang dengan gamelan'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TLYOPwhjNcI/AAAAAAAAANs/COb1zh8NLaY/s72-c/P1130828.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-6894816595764112830</id><published>2010-09-22T01:00:00.001+07:00</published><updated>2010-09-22T01:04:06.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA SSJ'/><title type='text'>SSJ support Klub Belajar Anak KFC</title><content type='html'>Sekolah Seni Jogja akan mensupport Kentucky Fried Chicken Yogyakarta dalam program kelompok bermain dan belajar anak. Di dalam program terbuka ini siapapun bisa datang dan bermain serta belajar bersama dalam bermacam bidang seperti sulap, teater, musik, melukis, menari dan sebagainya. Dari bermacam bidang tersebut Sekolah Seni Jogja ikut ambil bagian untuk memandu belajar Sulap dan Lukis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya program ini akan mulai berjalan 27 September mendatang di KFC Saphir Square Jl. Laksda Adisucipto Yogyakarta. Silakan ajak putra-putri Anda dan jika tertarik putra-putri Anda dapat melompat ke bimbingan intensif SSJ untuk bidang-bidang yang kami sediakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-6894816595764112830?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/6894816595764112830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/09/ssj-support-klub-belajar-anak-kfc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/6894816595764112830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/6894816595764112830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/09/ssj-support-klub-belajar-anak-kfc.html' title='SSJ support Klub Belajar Anak KFC'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-7162752273716370885</id><published>2010-08-09T02:02:00.014+07:00</published><updated>2010-08-28T05:45:48.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Nggamel'/><title type='text'>Wisata Nggamel, Program baru yang mengesankan</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TG7yKWGTJSI/AAAAAAAAAJo/U2XDLYailX0/s1600/P1130798.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://1.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TG7yKWGTJSI/AAAAAAAAAJo/U2XDLYailX0/s320/P1130798.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jelas Aktif, Jelas Kreatif&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Kegiatan wisata dan outing adalah hal yang sangat akran dengan kita. Wisata dapat menyegarkan kembali pikiran dan semangat dari tumpukan penat dan beban tugas rutinitas kerja sehari-hari. Anda pasti telah mengalami banyak sekali perjalanan wisata berbagai jenis. Tapi Anda perlu mencoba yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Wisata Gamelan, wisata Aktif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Wisata gamelan adalah acara refreshing berupa pengalaman memainkan gamelan jawa dalam waktu singkat (1-2 jam) dipandu oleh instruktur kursus gamelan Sekolah Seni Jogjakarta. Wisata gamelan ini kami sebut sebagai wisata aktif karena di sana Anda benar-benar dalam keadaan ”melakukan” sesuatu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wisata biasa tergolong wisata pasif, mengapa? Karena Anda hanya “disuguhi” seseuatu dan Anda dapat menikmatinya tanpa melakukan apapun. Menikmati pantai, pegunungan, danau, candi dan tontonan yang sangat menghibur sekalipun adalah suatu kegiatan yang pasif. Dalam wisata gamelan, Anda akan dibimbing menjadi aktif, Anda tidak sekedar mendengarkan alunan gamelan jawa yang adiluhung, akan tetapi juga memainkannya. Andalah yang membunyikan sendiri gamelan itu dan Andalah yang memainkan komposisi itu. Jadi, hiburan tercipta karena Anda melakukan sesuatu, karena Anda memainkan gamelan, dan Anda menikmati kegiatan maupun suara musik yang dihasilkan. Andalah yang aktif. Wisata Gamelan ini membuat otak Anda tidak diam dan bahkan mungkin tersegarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain fungsi penyegaran otak, dengan ber-wisata gamelan, Anda juga telah menjadi pelaku pelestari dan pengembang gamelan. Gamelan jawa dan seni karawitan Jawa telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Ketika pemerintah dan cendekiawan budaya pusing memikirkan strategi pemasyarakatan gamelan dan karawitan, tanpa terasa Anda justru telah melakukannya sembari berpiknik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Siapa yang pas untuk mengikuti wisata hebat ini? tidak terkecuali, pelajar, mahasiswa, karyawan perusahaan, bahkan wisatawan asing dari segala umur.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Anda hanya dipungut biaya yang relatif terjangkau&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;. Datanglah bersama keluarga, teman atau rombongan perusahaan Anda. Lokasi gamelan di komplek Narti's Silver Kotagede Yogyakarta, juga mendukung Anda untuk tidak repot mencari lokasi cindera mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wisata Gamelan ini di kembangkan oleh Sekolah Seni Jogjakarta bekerja sama dengan Narti’s Silver. Sekolah Seni Jogjakarta juga membuka program kursus intensif berbagai cabang ketrampilan seni. Simak infonya di http://sekolahsenijogja.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;Silakan pesan jadwal kunjungan Anda jauh-jauh hari sebelumnya. &lt;br /&gt;Hub : 0856 2856-610 (Jali.)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-7162752273716370885?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/7162752273716370885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/08/wisata-nggamel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/7162752273716370885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/7162752273716370885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/08/wisata-nggamel.html' title='Wisata Nggamel, Program baru yang mengesankan'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2aPEpZJ4c10/TG7yKWGTJSI/AAAAAAAAAJo/U2XDLYailX0/s72-c/P1130798.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3189677535286096854</id><published>2010-08-03T22:50:00.001+07:00</published><updated>2010-08-28T05:39:04.152+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA SSJ'/><title type='text'>SSJ Bersinergi Dengan Pihak Luar</title><content type='html'>Selain dengan membuka kursus ketrampilan seni sebagai media penjelajahan bakat, SSJ juga menempatkan diri sebagai kontributor dalam perkembangan seni dan pariwisata Yogyakarta melalui berbagai kemungkinan sinergi dengan pihak-pihak lain. Saat ini pun telah disepakati beberapa model kerjasama saling menguntungkan dengan beberapa pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Narti's Silver&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SSJ menjalin kerjasama dengan Narti's Silver di Kota Gede Yogyakarta. Kerjasama ini berlangsung santai dan lebih mengutamakan pertemanan yang saling mendukung. Narti's Silver yang memiliki pendapa dan seperangkat gamelan lengkap menyediaakan tempat dan peralatan tersebut untuk dipergunakan dalam kegiatan belajar kelas gamelan SSJ. Sementara it pihak SSJ juga akan melakukan pelatihan memainkan gamelan kepada karyawan baik produksi dan marketing Narti's Silver. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pertukaran semacam tersebut di atas, SSJ juga menyepakati membuka peluang belajar gamelan super kilat (1-2 jam) bagi rombongan wisata yang mampir di Narti's Silver. Sebaliknya, SSJ juga menerima jasa pendampingan pengalaman gamelan bagi rombongan wisata atau rombongan outing dari berbagai perusahaan dan komunitas, yang akan di terima di Narti's Silver. Sehingga rombongan outing atau wisata yang berminat melakukan sesi bermain gamelan sekaligus akan dapat berbelanja produk-produk perak di Narti's Silver. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Agustus ini SSJ akan menerima rombongan outing dari perusahaan KPMP Indonesia di Bekasi yang akan menjalani sesi bermain gamelan bertempat di Narti's Silver. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gendhing Bahana UAD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bulan September nanti, SSJ akan memulai kerjasama pelatihan gamelan untuk anggota UKM Gendhing Bahana Fak Sastra Universitas Ahmad Dahlan. Pelatihan yang diikuti oleh anggota baru maupun lama ini akan menggunakan metode dan kurikulum gamelan SSJ sepanjang 42 pertemuan (10-11 bulan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kedua pihak di atas SSJ juga akan terus membuka peluang bersinergi dengan pihak-pihak lain seperti Bale Budaya Samirono dan lembaga atau perusahaan lainnya yang berminat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3189677535286096854?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3189677535286096854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/08/ssj-bersinergi-dengan-pihak-luar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3189677535286096854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3189677535286096854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/08/ssj-bersinergi-dengan-pihak-luar.html' title='SSJ Bersinergi Dengan Pihak Luar'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3874319259175390837</id><published>2010-06-27T15:36:00.004+07:00</published><updated>2010-10-24T14:45:40.878+07:00</updated><title type='text'>Catatan Menyoal Orkestra di Indonesia</title><content type='html'>Oleh: Roy Thaniago&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DINAMIKA kehidupan orkestra di Indonesia makin riuh saja. Misalnya saja, dalam minggu ini berturut-turut ada tiga pagelaran konser orkestra (yang saya ketahui) digelar di Jakarta – mungkin ada juga di kota lain. Ada Michael Cousteau dan The Nusantara Symphony Orchestra (10/6), St. Theresia School Orchestra Jr. (12/6), dan Jakarta Simfonia Orchestra (12/6). Daftar ini akan tambah panjang jika turut disertakannya agenda orkestra yang sudah dan akan digelar di Indonesia 1 tahun ke belakang dan ke depan. Namun, bukannya semringah, keriuhan ini malah menerbitkan banyak pertanyaan di kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, terbit pula pertanyaan ketika melihat generasi muda yang berorkestra mulai memperlihatkan geliatnya. Geliat anak muda yang bergiat dalam kelompok orkestra ini tidak bisa dianggap remeh. Kehadiran mereka tidak bisa disepelekan. Pasalnya ada yang mereka devosikan di dalamnya: waktu, uang, cita-cita, dan gaya hidup. Mereka ini yang nantinya membawa arah musik barat di Indonesia: tetap tidak berpribadi seperti yang terjadi sekarang pada orkestra (yang katanya) profesional, atau mengembalikan fungsi orkes, yaitu peran kesenian dalam masyarakatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya 7-10 kelompok orkestra remaja terbentuk dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Kebanyakan mereka lahir dari institusi pendidikan. Orkes remaja ini ada karena kegiatan ekstrakurikuler yang menggantikan posisi marching band yang dahulu sangat populer. Pada kelompok lain, kurikulum yang ada, misalnya di Sekolah Menengah Musik atau jurusan musik di perguruan tinggi, turut berperan dalam menciptakan iklim bermusik lewat orkes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orkestra yang merupakan produk musik barat ini sudah ada di Indonesia sejak lama lewat aktivitas para misionaris dan kolonialis. Musik barat bertumbuh pesat di Batavia ketika Thomas Stamford Raffles menjabat gubernur (1811-1816). Ketika itu Raffles ingin agar warga Eropa yang berada di tanah jajahan tetap melakukan aktivitas budaya layaknya di tanah air sendiri. Maka segala bentuk kebudayaan dibawa, termasuk nilai-nilai tata krama, etiket, dan musiknya. Semboyan Batavia ketika itu: Keindahan, Musik, dan Anggur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era 1900-an beberapa kelompok orkestra di Jakarta yang tercatat di antaranya adalah Batavia Philharmonic Orchestra (1942), Orkes Radio Jakarta (1950), Orkes Studio Jakarta (1950), Orkes Simfoni Jakarta (1978), Nusantara Symphony Orchestra (1988), dan Twilite Orchestra (1991). Sementara itu, di periode 90-an kelompok orkes milik institusi pendidikan seperti Orkes Simfoni Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Mahawaditra dari Universitas Indonesia juga aktif namun dalam wilayah terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alibi konyol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan panjang orkestra di Indonesia tampaknya tidak membuat panjang dan melebar pula wilayah eksplorasinya. Lahirnya banyak kelompok orkestra tidak membuat perubahan apa-apa yang berarti bagi identitas musik barat di Indonesia atau daya apresiasi masyarakat terhadap musik. Yang menonjol adalah bersliwerannya alibi konyol dan komodifikasi musik yang sedemikian hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal, penggiat orkestra sering kali larut dalam romantisme seperti halnya yang terjadi pada kesenian tradisi. Hal ini ditunjukkan dengan alibi menjunjung tinggi orkes sebagai produk budaya yang adiluhung sehingga perlu diperkenalkan dan dilestarikan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, memang sampai batas mana orkes mau diperkenalkan? Kalau akhirnya sudah dikenal dan lestari, lantas mau apa? Apakah misi orkes menjadi selesai ketika tujuan absurd, tidak membumi, dan penuh romantisasi ini genap diamini? Tak adakah tujuan-tujuan yang lebih mengakar pada kepentingan identitas kebudayaan masyarakat, atau katakanlah kepentingan untuk memberdayakan ekonomi kreatif masyarakat? Tapi misalkan benar mau mengenalkan orkestra pada masyarakat, mengapa konser-konser lebih banyak dipentaskan di gedung mewah dengan harga tiket selangit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alibi lain, dikatakan bahwa banyak negara Asia yang berhasil menunjukkan dirinya di mata dunia karena memiliki orkestra yang besar, megah, bergengsi, dan hebat. Namun, apakah hanya orkes satu-satunya medium berkesenian yang dapat menunjukkan gengsi suatu bangsa di mata dunia? Tingkat urgensi apa yang dipersoalkan dalam membela orkes secara berlebihan yang menjurus ke fanatisme dalam bermusik? Terlebih orkestra, yang notabene bukan identitas bangsa ini, tidak mampu merangkum ke-Indonesia- an dan masyarakatnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada argumen lain, orkestra lagi-lagi dikaitkan dengan urusan yang sama sekali tidak khas. Dipromosikanlah orkestra sebagai medium untuk para remaja bisa saling bekerjasama, berdisiplin, berbudaya, dan bertoleran. Bukankah kita punya gamelan, gambang kromong, saronen, randai, atau rapa’i kalau tuntutannya ’hanya’ sebatas itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, sebagai contoh yang lebih patut dilirik, musik barat dan orkestra digauli dengan lebih kontekstual dengan masyarakatnya. Pelakunya paham dengan identitas lokal mereka dan mampu menerjemahkannya dalam musik yang dikarang maupun dimainkan, sehingga warna dan semangat bermusik barat di sana sangat khas, personal, dan jauh dari ekor-mengekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau tengoklah West-Eastern Divan Orchestra, sebuah kelompok orkestra pimpinan Barenboim yang anggotanya berisikan pemuda-pemudi dari dua dunia yang bermusuhan, Yahudi dan Arab. Lewat orkes ini kita bisa sama-sama belajar, bahwa ada misi kemanusiaan yang mengakar yang diperoleh dari pemanfaatan kesenian secara bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini, di negeri tercinta ini, orkes dipahami sebagai ajang gagah-gagahan, misalnya pada acara 17-an, pernikahan anak konglomerat di hotel berbintang, atau gaya hidup siswa sekolah (yang katanya) internasional. Cerita lain, ada juga kelompok orkestra yang memasang tarif tinggi pada musisi yang berhasrat menjadi solois dalam suatu konser. Jadi lebih kepada hasrat berprestise dan bersolek dibanding kebutuhan kultural atau tuntutan musikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi penonton, orkestra pun belum mampu mengajak publik masuk dalam esensi yang sesungguhnya, tapi hanya sebatas euforia dan selebrasi semata. Pengunjung yang memenuhi gedung-gedung konser kebanyakan adalah saudara, teman, dan keluarga. Slamet Abdul Sjukur, seorang komponis Indonesia, dalam tulisannya di Kompas (5/01/2009), Musik Untuk Siapa?, menunjukkan kekhawatiran, karena gedung konser ternyata hanya dibanjiri konsumen musik yang bersifat selebritas atau halal bihalal, dari pada konsumen musik sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Theodore Adorno berpendapat bahwa seni memiliki dua muatan sekaligus, yakni pengalaman estetis dan mimesis. Muatan mimesis atau kebenaran inilah yang sering diabaikan dalam aktivitas orkestra. Dalam adagium Adorno mengenai ’Seni Untuk Masyarakat’, tugas seniman adalah untuk mentransformasikan perkembangan teknis secara dialektis dan membalikkan fungsi seni dari alat-alat ideologis menjadi alat-alat kritis pembebasan manusia. Artinya, seni bersifat mesianistik, yakni membebaskan dari selimut ideologis yang membelenggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pembacaan di atas, sudahkah orkestra di Indonesia memiliki pemahaman akan muatan seni ini? Atau musik yang harusnya menjadi mesias, ternyata hanya ditunggangi industri hiburan sebagai bahan baku komoditas yang bersifat ekslusif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam-diam, mari melirik kehadiran generasi baru. Kepada mereka orang muda yang berorkes itulah, kita sekalian menitip harap. Supaya mereka yang tengah bergeliat ini menghayati sesuatu: berpikir kontekstual. (ROY THANIAGO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di Koran Tempo, 26 Juni 2010, dengan judul “Orkestra di Indonesia dan Berpikir Kontekstual”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://roythaniago.wordpress.com/2010/06/27/catatan-menyoal-orkestra-di-indonesia/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3874319259175390837?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3874319259175390837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/06/catatan-menyoal-orkestra-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3874319259175390837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3874319259175390837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/06/catatan-menyoal-orkestra-di-indonesia.html' title='Catatan Menyoal Orkestra di Indonesia'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-282466841467702472</id><published>2010-03-08T02:17:00.003+07:00</published><updated>2010-03-10T04:36:59.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HEMAT BIAYA 100%?'/><title type='text'>Bagaimana Menghemat Biaya Kursus hingga 100% Gratis???</title><content type='html'>Mulai Februari 2010 ini, Sekolah Seni Jogjakarta memberikan program kepada siswa Sekolah Seni untuk dapat menghemat biaya kursus. Program tersebut adalah program member get member atau kami menyebutnya Program Ajak Teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Program Ajak Teman adalah keringanan biaya yang diberikan kepada siswa yang dapat mengajak satu temannya untuk mendaftar ke salah satu program kursus Sekolah Seni Jogja. &lt;br /&gt;~ Keringanan yang diberikan adalah gratis biaya kursus 1 bulan untuk program-program reguler (Biola, Gitar, Gamelan, Macapat), atau pengembalian 10% biaya bagi program intensif (MC Jawa, Sulap, Akting, Penulisan Buku dan Penulisan Skenario).&lt;br /&gt;~ Siswa yang sudah mendaftar (membayar biaya pendaftaran) dapat mengikuti program ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesempatan ini, seorang siswa dapat mencari "bea siswa" hingga seratus persen biaya kursus dengan cara mengajak 1 teman perbulan (untuk siswa reguler) dan atau 10 teman (untuk siswa intensif). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan memanfaatkan peluang ini dan selamat belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Manajemen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-282466841467702472?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/282466841467702472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/03/kesempatan-menghemat-biaya-kursus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/282466841467702472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/282466841467702472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/03/kesempatan-menghemat-biaya-kursus.html' title='Bagaimana Menghemat Biaya Kursus hingga 100% Gratis???'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-6189292361863989284</id><published>2010-01-11T06:45:00.002+07:00</published><updated>2010-01-11T06:51:17.551+07:00</updated><title type='text'>KElas Baru Dimulai</title><content type='html'>Minggu ke dua Januari ini Sekolah Seni memulai kelas barunya. kali ini adalah kelas gamelan dan Akting. Selamat belajar kepada para peserta kursus.&lt;br /&gt;Buat yang lain, ayo, jangan ketinggalan, segera daftar dan memulai kelas beru di Sekolah Seni Jogjakarta. Berbakat saja tidak cukup, belajar itu yang perlu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-6189292361863989284?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/6189292361863989284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/01/kelas-baru-dimulai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/6189292361863989284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/6189292361863989284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2010/01/kelas-baru-dimulai.html' title='KElas Baru Dimulai'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3069974584859361688</id><published>2009-11-25T16:25:00.003+07:00</published><updated>2010-08-28T05:50:45.204+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA SSJ'/><title type='text'>Interview on Air di RRI Pro2 Jogja</title><content type='html'>Sekolah Seni Jogja akan menjadi pengisi tamu dalam interview on air di radio RRI Pro 2 JOgja.&lt;br /&gt;Simak RRI Pro 2 Jogja. 28 NOvember jam 16.00-17.00 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3069974584859361688?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3069974584859361688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/11/interview-on-air-di-rri-pro2-jogja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3069974584859361688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3069974584859361688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/11/interview-on-air-di-rri-pro2-jogja.html' title='Interview on Air di RRI Pro2 Jogja'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3005897415408495290</id><published>2009-11-21T03:32:00.002+07:00</published><updated>2010-10-24T14:44:54.393+07:00</updated><title type='text'>MENGENAL KARAWITAN SEBAGAI PENGETAHUAN</title><content type='html'>I&lt;br /&gt;Sesungguhnya, kali ini saya sangat ingin menulis beberapa paragraf yang kemudian dapat disebut sebagai tulisan teoritis tentang karawitan. Tujuan saya, agar tulisan itu nantinya dapat dijadikan referensi oleh siapa saja yang termasuk kategori awam (orang-orang yang belum atau bahkan tidak pernah menempuh pendidikan seni karawitan melalui jalur formal, tapi ingin mendapatkan pengetahuan tentang karawitan). Beberapa hari sebelum mulai menulis, saya sudah ngudhal-udhal kamar, mengambil beberapa buku yang berisi teori karawitan, dan membacanya. Saya juga menghubungi beberapa teman, meminjam buku mereka untuk saya baca. Meskipun begitu, sampai lebih seminggu, saya tidak mendapatkan semangat untuk menyalakan komputer. Jangankan beberapa paragraf, satu kalimat pun tidak saya dapatkan sebagai bahan tulisan. Pikiran saya terus saja berputar, mengeluhkan bahasa teori yang selalu sulit dipahami orang awam (itu yang saya rasakan). Lalu bagaimana caranya berbagi pengetahuan seni karawitan dengan bahasa yang mudah? &lt;br /&gt;Hari ini saya putuskan untuk tetap harus menulis, entah akan disebut apa, yang penting maksud saya adalah tulisan yang dapat membantu siapapun dalam usaha memahami karawitan sebagai teori. Tulisan ini merupakan catatan pengalaman saya selama menjadi pangrawit (penabuh gamelan) sejak tahun 1997. Oleh karena itu, tentu saja tulisan ini hanya dapat berbagi pengetahuan seni karawitan Jawa, sesuai dengan pengalaman saya selama tinggal di Solo dan Jogja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II&lt;br /&gt;Sering terjadi, pada suatu event pergelaran karawitan, baik dalam fungsinya sebagai klenengan (konser musik), iringan tari, maupun iringan wayang, seluruh kru pertunjukan mengalami detik-detik genting menjelang pementasan. Contoh kasus, kami kelabakan karena pengendhang-nya (pemain instrumen Kendhang) belum juga datang di menit ke-tigapuluh sebelum pertunjukan dimulai. Padahal, sangat mungkin, jika yang terlambat itu penyaron (pemain instrumen Saron), kami tenang-tenang saja. Dulu saya berpikir, pengendhang selalu diistimewakan, dan itu tidak adil. Namun, pada akhirnya, saya memaklumi, tentu saja dengan alasan yang jelas.&lt;br /&gt;Tidak ada yang istimewa pada diri pengendhang, kaitannya dengan pemain yang lain. Justru kadar tanggungjawabnya yang istimewa, tanpa harus dibandingkan dengan pemain yang lain. Sebab, kata “kadar” di sini tidak merujuk pada ukuran wadhag. &lt;br /&gt;Penjelasannya begini, pengendhang, di dalam pergelaran, dibebani tugas untuk bukan hanya memainkan instrumen kendhang. Pengendhang memanggul tugas sebagai kiblat pemain lain dalam menegaskan wirama. Ada wirama Lancar, wirama Tanggung, dan wirama Dadi. Pengertian wirama adalah perbandingan antara pola tabuhan instrumen Saron Penerus dengan nilai satu ketukan pada satuan melodi. Lebih jelasnya begini, wirama Lancar adalah kecepatan jalannya lagu yang hanya memungkinkan Saron Penerus mengisi satu pukulan dalam satu ketukan. Sehingga wirama Lancar sering dilambangkan sebagai wirama 1:1. Wirama Tanggung adalah kecepatan jalannya lagu yang mampu memberi ruang bagi Saron Penerus untuk mengisi dua pukulan dalam satu ketukan (wirama 1:2). Wirama Dadi adalah kecepatan jalannya lagu yang memungkinkan Saron Penerus mengisi empat pukulan dalam satu ketukan (wirama 1:4). &lt;br /&gt;Nilai satu ketukan dalam hal ini sesungguhnya adalah ukuran jarak antara ketukan pertama dengan ketukan kedua, ketukan kedua dengan ketukan ketiga, dan seterusnya, dalam pola hitungan yang teratur (ajeg/metris). Karawitan menggunakan istilah gatra sebagai ukuran satuan terkecil melodi. Satu gatra berisi empat ketukan dengan nilai penuh (pada dasarnya sama dengan pengertian satu bar dalam birama 4/4 di musik Barat).&lt;br /&gt;Tanggungjawab pengendhang selanjutnya adalah sebagai pemegang hak tunggal untuk menentukan Laya. Pengertian laya adalah ukuran kecepatan jalannya lagu berdasarkan selera rasa (pilihan estetik) pengendhang. Maksudnya, dalam satu jenis wirama, pengendhang memiliki pilihan laya. Nilai ukuran laya hanya berdasarkan kesan rasa. Ada laya Seseg (cepat) dan laya Tamban (lambat). Pada prakteknya, suatu gendhing yang berjalan dalam wirama Dadi, misalnya, dapat dimainkan dalam laya Seseg maupun laya Tamban, terserah pada selera pengendhang. Tentu saja kebebasan selera pengendhang dalam menentukan laya dibatasi oleh ukuran estetika, karena keputusannya diikuti oleh seluruh pemain lain. Jadi, kebebasan menentukan laya ini tidak boleh diartikan oleh pengendhang sebagai tindakan sakarepe dhewe ‘seenaknya sendiri’. Melainkan, dialah yang memikul beban tanggungjawab untuk menunjukkan pertunjukan musikal yang bernilai estetika tinggi kepada apresiator, setidaknya dari satu unsur, yaitu irama.&lt;br /&gt;Selanjutnya, pengendhang juga diberi tugas untuk mengeksekusi putusan terhadap kebutuhan dinamika pada jalannya sebuah gendhing. Kebutuhan untuk memainkan gendhing secara dinamis sangat tampak ketika karawitan difungsikan sebagai ilustrasi (mengiringi tari dan wayang). Pengertian dinamis dalam hal ini saya batasi sebagai pilihan volume bunyi. Ada bunyi sero ‘keras’ dan bunyi lirih ‘lembut’. Pada prakteknya, dalam mengiringi pertunjukan tari maupun wayang, ada kalanya gendhing yang sedang dimainkan harus di-sirep (dilirihkan), lalu pada saat yang dibutuhkan (dalam tugasnya sebagai penguat dramatik) harus di-wudhari (dikeraskan lagi). Demikian pula pada pilihan suwuk (mengakhiri jalannya gendhing). Ada suwuk Tamban (berhenti dengan teknik melambatkan tempo sedikit demi sedikit) dan suwuk Gropak (berhenti dengan menambah kecepatan tempo secara bertahap hingga bagian akhir gendhing tepat berada di titik tempo tercepat). &lt;br /&gt;Atas dasar penjabaran tugas pengendhang tersebut di atas, saya memaklumi keistimewaan statusnya. Dan, saya juga dapat memahami predikat yang disematkan pada instrumen kendhang oleh para empu karawitan sebagai Pamurba Wirama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III&lt;br /&gt;Dulu, saya beranggapan bahwa Kethuk dan Kempyang adalah instrumen yang tidak penting, bahkan kadang kala saya anggap tidak ada gunanya untuk ikut dibunyikan dalam suatu pergelaran karawitan. Sehingga jabatan sebagai pengethuk membuat saya malu. Kesadaran bahwa saya adalah pangrawit yang paling bodoh di antara pengrawit lain selalu muncul saat saya mendapat jatah untuk nabuh kethuk. Tapi, sekarang, perasaan seperti itu sudah tidak pernah lagi ada. Bukan karena sekarang saya jarang ngethuk. Melainkan saya sudah mengerti betapa berharganya instrumen tersebut.&lt;br /&gt;Kethuk adalah instrumen yang sangat sederhana, baik wujud maupun pola bunyinya. Bentuknya bulat, bagian tengah menonjol, persis bentuk Gong, ukurannya kecil (berdiameter kurang dari tigapuluh sentimeter). Bayangkan, pola seperti apa yang dapat dieksplor dari instrumen bernada tunggal ini? &lt;br /&gt;Instrumen kempyang adalah pasangan instrumen kethuk. Bentuknya dapat dibilang sama. Hanya ukuran dan nadanya yang berbeda. Ukuran kempyang lazimnya lebih kecil daripada kethuk. Sedangkan nadanya lebih tinggi dibanding nada kethuk. &lt;br /&gt;Kedua instrumen tersebut lazimnya dimainkan oleh satu orang. Oleh karena itu, kempyang dianggap hanya sebagai pasangan kethuk. Anggapan ini dikuatkan lagi oleh bukti bahwa ada bentuk gendhing tertentu yang memang tidak menggunakan kempyang. &lt;br /&gt;Fungsi kethuk-kempyang ternyata sangat penting. Kedudukannya sama dengan instrumen Kenong, Kempul, dan Gong. Buktinya, kelima lambang instrumen itulah yang pasti digunakan dalam merumuskan bentuk gendhing. Dengan mengetahui pola permainan kelima instrumen tersebut, maka seorang pendengar sekalipun pasti dapat mengidentifikasi bentuk dari suatu gendhing yang disuguhkan. Sebagai contoh, misalnya, dua buah gendhing yang sebenarnya berbeda bentuk, sangat mungkin memiliki susunan melodi yang sangat mirip atau bahkan sama persis secara keseluruhan atau pada beberapa bagian tertentu. Jika hanya didengarkan alur melodinya, maka akan terkesan sama. Namun, jika memerhatikan pola permainan yang dijalankan oleh instrumen kethuk, kempyang, kenong, kempul, dan gong, apresiator akan tahu bedanya. &lt;br /&gt;Macam-macam nama bentuk gendhing, delapan di antaranya adalah Gangsaran, Lancaran, Ketawang, Ladrang, Srepeg atau Playon, Sampak, Kemuda, Ayak-ayakan. Masih ada beberapa bentuk lagi yang dikenal di dalam karawitan. Tapi, maaf, tidak saya lengkapkan sekaligus, demi mengurangi jumlah kosakata bahasa Jawa di tulisan ini.&lt;br /&gt;Berdasar keterangan di atas, maka kedudukan kethuk, kempyang, kenong, kempul, dan gong, dapat disimpulkan sebagai Pamengku Gendhing (unsur kerangka gendhing). Sedangkan fungsinya adalah sebagai Pamangku Gendhing (penanda identitas bentuk gendhing). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV&lt;br /&gt;Sepanjang pengalaman menjadi pangrawit, saya jarang mendapat kesempatan nabuh Demung, Saron, dan Slenthem. Mungkin karena perbendaharaan gendhing yang saya hapal memang terbukti hanya sedikit. Jika saya paksakan untuk nabuh demung dengan bantuan partitur (notasi tertulis), maka resiko yang harus saya antisipasi adalah tidak ajeg-nya tempo lagu karena konsentrasi terbagi untuk membaca notasi. &lt;br /&gt;Selain masalah kekurangan kosa-gendhing, saya juga terbukti lemah secara fisik, sehingga cenderung beresiko menghasilkan volume bunyi melodi yang tidak rata jika memainkan instrumen demung. Atas kesadaran inilah, dalam setiap kesempatan nabuh, saya memaklumi keputusan teman-teman sesama pangrawit yang tidak menempatkan saya di instrumen demung, slenthem, dan saron (instrumen Balungan –mungkin karena bentuknya yang seperti bilah, menyerupai balung ‘tulang’). &lt;br /&gt;Fungsi instrumen balungan adalah sebagai Pamangku Lagu (menjalankan lagu suatu gendhing). Jadi, kedudukannya adalah sebagai instrumen melodi pokok. &lt;br /&gt;Berkaitan dengan melodi, di dalam karawitan ada beberapa istilah yang dikenal sebagai nama pola melodi, dua di antaranya adalah motif balungan Nibani dan motif balungan Mlampah/Mlaku. Motif balungan Nibani adalah pola melodi yang di dalam satu gatra (empat ketukan berurutan) hanya berisi dua nada, terletak pada ketukan genap (pertama dan ke-empat). Sedangkan motif balungan Mlampah adalah pola melodi yang di dalam satu gatra berisi empat nada, satu nada masing-masing pada tiap ketukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV&lt;br /&gt;Masih ada beberapa instrumen yang belum saya terangkan di tulisan ini, yaitu, Bonang Barung, Bonang Penerus, Gender Barung, Gender Penerus, Gambang, Rebab, dan Suling. Dan, masih ada beberapa instrumen karawitan lain yang meski memang jarang ditemui, digunakan, sekaligus dibahas, juga belum terbahas dalam tulisan ini. Namun, sengaja saya mengambil jeda sampai di sini. Semoga saya dapat melanjutkan tulisan ini di kesempatan berikutnya. &lt;br /&gt;Sesuai dengan judulnya, juga sesuai dengan niat saya, tulisan ini mencoba berbagi pengetahuan tentang karawitan. Sebab, saya sadar, tidak semua orang memiliki minat untuk mengenal karawitan dalam wujud keterampilan bermusik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugito HS&lt;br /&gt;Pengajar Sekolah Seni Jogja)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3005897415408495290?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3005897415408495290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/11/mengenal-karawitan-sebagai-pengetahuan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3005897415408495290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3005897415408495290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/11/mengenal-karawitan-sebagai-pengetahuan.html' title='MENGENAL KARAWITAN SEBAGAI PENGETAHUAN'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-4438101940031883159</id><published>2009-11-19T05:01:00.006+07:00</published><updated>2010-10-24T14:44:29.642+07:00</updated><title type='text'>MENYADARI TUJUAN BELAJAR KARAWITAN</title><content type='html'>dikutip dari : http://paguyubanslenk.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Sugito HS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I&lt;br /&gt;Tujuh bulan yang lalu, suatu sore, ketika sedang mengajar karawitan di salah satu rumah warga di dekat sekretariat komunitas saya, ada seorang gadis datang mengendarai motor, memasuki halaman rumah. Sebelum dia melepas helm, saya sudah yakin tidak mengenalnya. Setelah dia memarkir motor, melepas helm, dan menaiki halaman pendhapa, saya semakin yakin bahwa belum pernah bertemu dan mengenalnya. Meskipun begitu, saya tertarik untuk peduli dengan kedatangannya. Alasan saya sederhana. Pertama, gadis itu cantik, setidaknya menurut saya. Kedua, sejak detik pertama setelah melepas helm, dia terus tersenyum. Saya pun berusaha membalas senyumnya. Selanjutnya, perkenalan berlangsung baik, hangat, dan menyenangkan, meskipun sedikit kaku.&lt;br /&gt;Siapa dia, siapa namanya, dan apa keperluannya? Inilah ceritanya. Gadis itu adalah salah satu pekerja di sebuah LSM di salah satu pekerja di sebuah LSM di Yogyakarta. Usianya 23 tahun, warga negara Jerman, berdarah Vietnam. Namanya Kieu Ly Doan. Dia sarjana teknik. Menemui saya untuk belajar karawitan.&lt;br /&gt;Ly, begitu saya memanggilnya, menjelaskan kepada saya bahwa dia belum pernah belajar musik, bahkan musik modern sekalipun. Ly mengaku tidak bisa memainkan gitar, piano, biola, flute, dan semua alat musik lain, apalagi gamelan. Ly menceritakan, rutin seminggu sekali istirahat malamnya sangat terganggu oleh “berisik” bunyi gamelan dari rumah di sebelah kontrakannya. Empat bulan bertahan dan berusaha mengakrabi gangguan, tidak membuatnya tenang. Ly memutuskan untuk belajar karawitan dengan tujuan menemukan sendiri hal yang membuatnya terganggu selama ini ketika mendengar bunyi gamelan.&lt;br /&gt;Entah apakah tujuannya berhasil atau tidak, yang jelas sejak pertemuan itu (awal Mei 2009), Ly tercatat sebagai murid privat saya selama enam bulan (pertengahan bulan Oktober dia pulang ke Jerman). Ada pelajaran penting yang saya dapatkan dari Kieu Ly Doan. Usai latihan nabuh gamelan di suatu sore, dia bilang kepada saya bahwa akan mampir dulu ke Vietnam sebelum pulang ke Jerman. Tujuannya adalah untuk belajar menulis bahasa Vietnam. Saya pikir, Ly memang orang yang suka belajar. Sebab saya tahu, di sini dia tidak hanya belajar karawitan. Di sela-sela waktu kerjanya, Ly juga belajar melukis dan bahasa Indonesia. Tapi, ketika saya tanya, “Apakah dari dulu kamu suka belajar banyak hal?” dia menjawab, “Aku tidak suka belajar, tapi aku suka bisa melakukan banyak hal”. Jawaban Ly membuat saya terpaksa menahan napas beberapa detik dan memaksa saya memikirkan kalimat itu sampai beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II&lt;br /&gt;Pertengahan tahun 2007 saya diundang oleh seorang teman untuk datang ke rumahnya tanpa diberitahu dalam rangka apa. Saya memenuhi undangan itu. Di beranda rumahnya, saya dikenalkan kepada seorang pria bule yang sudah lebih dulu duduk di salah satu kursi ketika saya datang. Dari perkenalan itu, saya mendapatkan beberapa informasi. Namanya Shawn Cleary, warga negara Kanada. Usianya 29 tahun, sudah beristri dan punya satu anak laki-laki. Shawn datang ke Indonesia untuk penyuluhan sanitasi. Dia doktor bidang teknologi terapan. Tujuannya bertemu saya adalah untuk belajar karawitan.&lt;br /&gt;Shawn menerangkan bahwa hanya punya waktu dua minggu berada di Jogja. Hanya punya waktu dua kali untuk bertemu saya. Itupun hanya setiap jam empat sampai enam sore. Dia menjelaskan lagi bahwa di pertemuan pertama nanti akan belajar nabuh gamelan, dengan lebih dari satu instrumen. Sedangkan di pertemuan kedua, dia akan belajar nembang. Saya tidak keberatan dengan keinginannya. Saya berpikir, dia bukan orang bodoh yang saat itu sedang berkhayal bahwa besok sore belajar nabuh gamelan selama 120 menit, lalu besok lusa sudah menjadi seniman karawitan. Saya berusaha yakin bahwa Shawn orang cerdas, sehingga tahu batas target hasil belajarnya.&lt;br /&gt;Pada waktu latihan di hari pertama, saya memberikan partitur lengkap gendhing Lancaran Kebo Giro, Pelog Barang. Shawn memulai pelajaran hari itu dengan nabuh instrumen Demung, lalu Kendhang, Bonang Barung, Kenong, Kempul, dan Gong. Selesai latihan, dia bilang kepada saya, “Sekarang aku mulai paham dengan apa yang kuanggap aneh waktu pertama kali mendengar komposisi karawitan”. Shawn memang berbeda dengan Ly. Shawn menyukai banyak jenis musik, juga mengoleksi bermacam alat musik. Shawn mengakui, keinginannya mengenal gamelan disebabkan oleh kesimpulan bahwa bunyi nada-nada karawitan itu terasa aneh.&lt;br /&gt;Menurut saya, pendapat Shawn itu wajar. Kesimpulannya juga tidak istimewa. Sebab, saya yakin seratus persen, bunyi gamelan pasti terasa aneh bagi semua orang yang sehari-harinya terbiasa mendengarkan musik diatonis. Apalagi Shawn lahir di Kanada, sebuah negara yang saya pastikan nyaris tidak memiliki kekayaan musik etnik seperti Indonesia.&lt;br /&gt;Satu pelajaran penting yang saya dapatkan dari Shawn Cleary adalah bahwa bisa nabuh gamelan itu tidak harus menjadi tujuan akhir belajar karawitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III&lt;br /&gt;Nyaris setiap bulan September, dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini, saya mengalami peristiwa yang mirip. Yaitu, ditemui oleh seorang atau lebih remaja. Hampir bisa dipastikan, mereka adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi, tempat di mana saya dulu pernah sebentar belajar ilmu bahasa. Mereka datang dengan maksud belajar karawitan.&lt;br /&gt;Entah kenapa, saya memperlakukan mereka berbeda dengan Ly dan Shawn, di pertemuan pertama. Satu pertanyaan klise selalu saya sampaikan kepada mereka, yaitu, “Apa tujuan kalian belajar karawitan?” padahal saya sudah bisa menebak jawabannya. Bagaimanapun susunan kalimatnya, bisa disimpulkan bahwa jawaban mereka adalah, “Saya belajar karawitan karena ada mata kuliah itu di semester kedua”. Ada yang terasa ganjil pada kalimat jawaban ini, setidaknya menurut saya. Jika di perkuliahan sudah didapatkan, kenapa harus belajar di luar? Ganjilnya lagi, mereka melakukannya saat mata kuliah karawitan belum mereka tempuh. Jawaban mereka pun masih seragam, yaitu, “Saya ingin mendapatkan nilai yang bagus dari semua mata kuliah, termasuk mata kuliah karawitan”.&lt;br /&gt;Satu pelajaran penting yang saya dapatkan dari mereka adalah belajar karawitan itu tidak harus dalam rangka untuk menjadi pengrawit atau pun komponis, melainkan boleh juga dalam rangka untuk mendapatkan nilai ujian yang bagus. Sesungguhnya saya membenci orang yang lebih “memuliakan” angka (nilai ujian) daripada kemampuan riil (dalam konteks ini adalah ketrampilan nabuh gamelan), tapi terhadap jawaban mereka, saya suka. Setidaknya, bagi saya, mereka sudah jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV&lt;br /&gt;Selama kurang lebih dua tahun, dari tahun 2003 sampai 2005, rutin setiap hari minggu, jam tiga sore, saya menemani Sarah (ekspatriat asal Columbia) dan Benyamin (ekspatriat asal Jerman) nabuh gamelan di pendhapa rumah seorang teman. Keduanya bukan orang yang “dekat” dengan musik. Sarah bekerja di bidang property. Benyamin bekerja di bidang pengolahan bambu. Mereka tidak tertarik untuk mengerti seluk-beluk karawitan. Tapi, dengan padatnya kesibukan kerja, akhir pekan menjadi waktu yang sangat berharga bagi mereka, tentunya untuk melepas kepenatan. Belajar karawitan menjadi pilihan Sarah dan Benyamin agar refresh. Beraktivitas di luar keahlian, bidang, dan tradisi sendiri, menurut mereka seperti mengalami alienasi, hidup di dunia lain, sehingga seperti menjadi orang lain, lupa dengan tumpukan pekerjaan rumah, meskipun keadaan itu hanya berlangsung sekitar 180 menit saja.&lt;br /&gt;Satu pelajaran penting yang saya dapatkan dari Sarah dan Benyamin adalah bahwa ternyata aktivitas nabuh gamelan boleh hanya difungsikan sebagai alternatif refreshing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V&lt;br /&gt;Rangkaian pengalaman pribadi yang tertulis di atas, telah menyadarkan saya sendiri. Sehingga sekarang saya bisa menjawab pertanyaan: Kenapa waktu latihan karawitan, ibu-ibu PKK lebih banyak menghabiskan waktunya untuk ngerumpi ?; Kenapa si Bagus, Ratri, Komang, Bayu, dan Ngurah, selalu meminta waktu lebih dari sepuluh menit untuk istirahat (dan ternyata sering dihabiskan untuk bermain petak-umpet) tiap latihan karawitan Sabtu sore?&lt;br /&gt;Saya mulai sering membayangkan betapa stres-nya mereka, para pengajar karawitan di lembaga pendidikan formal, yang berusaha mati-matian mencetak para pangrawit profesional. Saya juga mulai sering diganggu oleh perasaan berdosa kepada guru-guru saya. Beban tanggungjawab mereka ternyata sangat berat, demi untuk menjadikan saya pintar nabuh gamelan. Saya membayangkan betapa kecewanya mereka jika tahu ternyata saya sebenarnya tidak ingin pintar karawitan.&lt;br /&gt;Sekarang, saya sering berada di posisi seperti guru-guru saya dulu, menjadi pengajar karawitan. Namun, saya bersyukur, tidak pernah pusing seperti mereka waktu mengajar saya. Sebab, saya sengaja tidak peduli apakah murid-murid saya akan berhasil menjadi pangrawit atau tidak. Saya juga sengaja tidak peduli apakah mereka memahami nilai-nilai filosofis ber-karawitan atau tidak. Meskipun begitu, saya tetap berusaha memahami bahwa karawitan memang memiliki dimensi konkret (ketrampilan nabuh) dan dimensi abstrak (nilai keselarasan hidup). Sehingga saya juga masih tetap berusaha mengajarkan karawitan secara komprehensif kepada para murid. Namun, pelajaran penting yang saya dapatkan dari usaha pemahaman ini adalah bahwa setiap orang pasti dihadapkan pada banyak pilihan tujuan, termasuk ketika akan mulai mempelajari karawitan. Maka, selanjutnya, pilihan harus ditentukan. Konsekuensinya, pemilih hanya bisa memilih satu tujuan pada satu waktu. Dan, yang terpenting bagi saya, memilih (menentukan) tujuan adalah pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang “merdeka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nandan, 16 Nopember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-4438101940031883159?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/4438101940031883159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/11/menyadari-tujuan-mempelajari-karawitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/4438101940031883159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/4438101940031883159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/11/menyadari-tujuan-mempelajari-karawitan.html' title='MENYADARI TUJUAN BELAJAR KARAWITAN'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-5315973592408814631</id><published>2009-09-30T11:07:00.009+07:00</published><updated>2011-02-01T18:27:48.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kursus Sulap'/><title type='text'>KURSUS SULAP</title><content type='html'>Kelas Seni Sulap bersama Dian Chimpago&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan menguasai 12 trik dasar seni sulap yang memukau. Dengan 12 trik ini Anda akan mampu mengembangkan teknik dan sudah siap untuk memulai pertunjukan profesional.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, kami juga memberikan Anda peralatan Sulap yang dibutuhkan secara GRATIS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Pertemuan sekali seminggu&lt;br /&gt;Biaya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 900.000 (privat)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-5315973592408814631?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/5315973592408814631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/09/kelas-seni-sulap.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/5315973592408814631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/5315973592408814631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/09/kelas-seni-sulap.html' title='KURSUS SULAP'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-7616582826416465285</id><published>2009-08-23T03:51:00.023+07:00</published><updated>2012-01-12T02:35:54.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kursus Keyboard'/><title type='text'>KURSUS KEYBOARD</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS KEYBOARD&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ini menyediakan Kursus untuk gaya musik populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KURSUS KEYBOARD ini terbuka untuk usia 8 tahun ke atas. sangat cocok bagi Anda yang berminat menjadi pemain keyboard untuk band maupun untuk menjalani karir organ tunggal. Segera miliki keyboard dan hubungi kami untuk bergabung dalam &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS KEYBOARD&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya : &lt;br /&gt;Rp 200.000 per bulan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-7616582826416465285?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/7616582826416465285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-gitar-elektrik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/7616582826416465285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/7616582826416465285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-gitar-elektrik.html' title='KURSUS KEYBOARD'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-7590912246499247235</id><published>2009-08-20T14:30:00.021+07:00</published><updated>2012-01-12T01:42:44.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kursus Biola'/><title type='text'>KURSUS BIOLA</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS BIOLA&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; bersama Rahmat Wijayanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran berlangsung dalam 3 level. Untuk menyelesaikan ketiga level &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS BIOLA&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; tersebut, Anda membutuhkan waktu sekitar 2 - 2,5 tahun hingga mencapai tingkat PROFESIONAL. segera daftarkan diri Anda di &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS BIOLA&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya :&lt;br /&gt;Rp 200.000 per bulan Kelas 2-4 orang)&lt;br /&gt;Rp 250.000 per bulan Privat)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-7590912246499247235?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/7590912246499247235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-biola.html#comment-form' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/7590912246499247235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/7590912246499247235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-biola.html' title='KURSUS BIOLA'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-8427618405499690865</id><published>2009-08-20T14:29:00.012+07:00</published><updated>2012-01-12T01:28:59.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kursus Tembang Macapat'/><title type='text'>KURUS TEMBANG MACAPAT</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS TEMBANG MACAPAT&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; bersama Sugito HS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kursus ini menemani Anda mempelajari penguasaan tembang macapat dan berbagai variasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas ini berjalan dalam 2 level.&lt;br /&gt;Level 1, perkiraan waktu 18 Pertemuan&lt;br /&gt;Level 2, perkiraan waktu 10 pertemuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran dilaksanakan dua kali seminggu @1-1,5 jam&lt;br /&gt;Biaya :&lt;br /&gt;Rp 150.000 per bulan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-8427618405499690865?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/8427618405499690865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-tembang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/8427618405499690865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/8427618405499690865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-tembang.html' title='KURUS TEMBANG MACAPAT'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3920698913421442544</id><published>2009-08-20T14:27:00.014+07:00</published><updated>2012-01-12T01:13:32.952+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kursus Gamelan'/><title type='text'>KURSUS GAMELAN</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS GAMELAN&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS KARAWITAN&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ini membimbing Anda dengan metode praktis sehingga tidak hanya membunyikan alat musik gamelan yang akan Anda kuasai, tetapi juga banyak tips dan pengetahuan teori &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KARAWITAN&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; diajarkan dalam praktik &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;GAMELAN&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Peserta ditargetkan mampu memainkan seluruh jenis gendhing dan pengembangan dalam iringan tari dan wayang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terdapat 4 level dalam pembelajaran gamelan ini.&lt;br /&gt;Level 1 : perkiraan waktu 16 pertemuan&lt;br /&gt;Level 2 : perkiraan waktu 10 pertemuan&lt;br /&gt;Level 3 : perkiraan waktu 16 pertemuan.&lt;br /&gt;Level 4 : tahap pendalaman salah satu alat musik (specialis) yang dijalankan secara privat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan sekali seminggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya : Rp 100.000 per bulan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3920698913421442544?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3920698913421442544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-gamelan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3920698913421442544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3920698913421442544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/kelas-gamelan.html' title='KURSUS GAMELAN'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3514898584009900728</id><published>2009-08-20T13:14:00.021+07:00</published><updated>2012-01-12T00:48:48.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kursus Akting'/><title type='text'>KURSUS AKTING</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;KURSUS AKTING&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ini akana membimbing Anda mengenali langkah-langkah jitu dalam metode pemeranan.&lt;br /&gt;Hal yang paling mengagumkan dari KURSUS AKTING ini adalah kenyataan bahwa berbagai metode adalah metode-metode pengembangan Sumber Daya manusia, sehingga siapapun Anda dan apapun pekerjaan Anda, ini sangat membantu Anda dalam memaksimalkan kinerja diri. Tunggu apalagi, segera hubungi kami dan selamat bergabung di KURSUS AKTING.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program berjalan dalam 20 pertemuan Dua kali seminggu ( 3 bulan)&lt;br /&gt;Biaya : &lt;br /&gt;Rp 200.000 per bulan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3514898584009900728?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/search/label/Program%20Akting' title='KURSUS AKTING'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3514898584009900728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/program-kursus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3514898584009900728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3514898584009900728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/08/program-kursus.html' title='KURSUS AKTING'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8893587353180831897.post-3858192988887427013</id><published>2008-09-04T05:43:00.007+07:00</published><updated>2010-08-28T05:47:17.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cara Mendaftar'/><title type='text'>Ketentuan Pendaftaran dan Biaya Penyelenggaraan Pembelajaran</title><content type='html'>Silakan hubungi Jali 08562856610 untuk janji ketemu di sekretariat kami di &lt;br /&gt;Jl. Monjali Gg Jragem no 26 Nandan, Sinduadi, Mlati, Sleman.&lt;br /&gt;(Selatan perempatan Ring Road Monjali, Sebelah Restoran Jepang masuk ke barat, ada lapangan belok kiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan Pendaftaran dan Biaya Penyelenggaraan Pembelajaran&lt;br /&gt;1. Membayar Biaya Pendaftaran pada saat pengembalian Formulir.&lt;br /&gt;2. Kelas dimulai setiap Awal bulan. Untuk program Jangka Panjang jumlah pertemuan perbulan adalah 4 kali. Apabila dalam bulan tertentu terdapat 5 minggu, maka minggu ke-5 kelas diliburkan.&lt;br /&gt;3. Pembayaran BPP Program Jangka Panjang (Gamelan, Tembang Jawa, Gitar, Biola)&lt;br /&gt; Biaya Pendaftaran Rp 50.000, dibayarkan pada saat pengembalian formulir.&lt;br /&gt; Biaya Penyelenggaraan Pembelajaran per bulan dibayarkan selambat-lambatnya setiap tanggal 10 Setiap bulannya. BPP bulan pertama dipotong Biaya Pendaftaran.&lt;br /&gt;4. Pembayaran BPP Program Intensif (Acting, Sulap, MC Jawa, Penulisan Kreatif)&lt;br /&gt; Biaya Pendaftaran Rp 50.000, dibayarkan pada saat pengembalian formulir&lt;br /&gt; Biaya sisanya dapat diangsur dua kali selama kursus berlangsung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8893587353180831897-3858192988887427013?l=sekolahsenijogja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/feeds/3858192988887427013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/09/ketentuan-pendaftaran-dan-biaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3858192988887427013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8893587353180831897/posts/default/3858192988887427013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sekolahsenijogja.blogspot.com/2009/09/ketentuan-pendaftaran-dan-biaya.html' title='Ketentuan Pendaftaran dan Biaya Penyelenggaraan Pembelajaran'/><author><name>Sekolah Seni Jogjakarta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05374173093809040164</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='14' src='http://4.bp.blogspot.com/-ewwO5zfHBnE/TaaVu0EYtJI/AAAAAAAAASM/DTjoK0wNWcQ/s220/Logo%2BBaru.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
